Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kapasitas para pendamping desa dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Dalam sesi IST tersebut, Koordinator TPP bersama TAPM membahas beberapa hal penting terkait percepatan pendataan Monitoring dan Evaluasi Dana Desa (Monev DD), pengisian Form Ketahanan Pangan, serta pembinaan dan pendampingan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Selain itu, TAPM juga memberikan arahan dan evaluasi mengenai progres pendampingan di setiap kampung di wilayah II. Para pendamping didorong untuk lebih aktif dalam membantu pemerintah kampung dalam pelaksanaan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Bapak Firdaus, S.Ag dalam arahannya menyampaikan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarpendamping agar setiap kegiatan desa dapat berjalan dengan efektif dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Pendamping desa harus menjadi mitra strategis pemerintah kampung dalam memastikan penggunaan Dana Desa tepat sasaran dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan IST ini berlangsung dengan penuh semangat dan diakhiri dengan sesi diskusi terbuka antara TPP, TAPM, dan para pendamping desa untuk membahas kendala serta solusi di lapangan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar